Pages

Tampilkan postingan dengan label blackberry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blackberry. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Juli 2014

1001 alasan kenapa Blackberry ” Hanya laku ” di Indonesia?


Fakta dan Data menunjukkan bahwa pangsa pasar di Amerika Utara, pasar terbesar RIM selama ini, telah menciut, karena di sana Blackberry kalah besaing dengan Iphone dan Android. Hal ini diperparah dengan turunnya saham RIM di bursa saham Nasdaq. Saham RIM turun 8,47% dari US$ 1,44 menjadi US$ 15,56. Kondisi ini akhirnya memaksa Mike Lazaridis, selaku Chief Executif Officer menyerahkan jabatannya kepada Thorsten Hains, pada 22 Januari 2012.

Namun uniknya, berdasarkan data dari Darwin Lie, Analis Internasional Data Corporation, pertumbuhan penjualan (pengguna) Blackberry di Indonesia justru meningkat 90%! Malah, pada awal tahun 2011, Blackberry merupakan ponsel cerdas teratas di atas Samsung dan HTC. Kondisi inilah yang mendasari pertimbangan RIM mengalihkan bidikan pangsa pasarnya ke negara-negara Asia, khusunya Indonesia (untuk mencoba bertahan hidup di masa senjanya). Hal ini diwujudkan secara nyata dengan adanya acara launching produk Blackberry terbarunya di Indonesia. Pertanyaan selanjutnya adalah : Mengapa hanya di Indonesia penjualannya bisa naik 90%? Mari kita kupas bersama.

Pertama: Kekuatan utama Blackberry di Indonesia adalah pada Blackberry Messenger serta kemudahan koneksi ke media sosial, yang di bundle secara gratis. Hal ini sangat sesuai dengan kultur masyarakat di Indonesia yang cenderung senang bersosialisasi. Hal ini diperkuat data yang menunjukkan bahwa pada jejaring sosial Facebook, Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah Amerika Serikat dan India dengan total pengguna sekitar 43,1 juta orang (per 1 Februari 2012). Berarti hampir 17% penduduk di Indonesia memiliki akun di Facebook.

Kedua: kecanggihan sistem operasi bukan menjadi pertimbangan utama sebagian besar masyarakat di Indonesia untuk memilih ponsel, kecual bagi penggemar gudget.

Ketiga: Indonesia adalah pangsa pasar yang unik karena mengutamakan rasa gengsi, hal ini diungkapkan oleh Djatmiko Wardoyo, Direktur Marketing dan Communication PT. Erajaya Swasembada, selaku Distributor Blackberry di Indonesia. Berikut ini percakapan yang sering muncul dalam sebuah komunitas:
Pengguna A: “PIN BBM kamu berapa?”
Pengguna B: “Aku ga pakai BB. Aku pakai Android”
Pengguna A: “Yeah, ga bisa BBM an sama anak-anak lain dong!?”
(Alhasil, karena gengsi dengan teman-teman yang lain dan agar bisa tetap diterima dalam komunitasnya, akhirnya besoknya Pengguna B ‘terpaksa’ berpindah ke ponsel Blackberry. So,welcome to the club!)

Terlepas dari fenomena keruntuhan RIM dan kultur unik masyarakat Indonesia adalah bagaimana kesinambungan pelayanan Blackberry di Indonesia? Jika bisa bertahan dalam tahun ini, bagaimana pelayanan kepada para fans setianya di 2 tahun kedepan? Apalagi terdengar kabar bahwa perusahaan asal Korea Selatan, Samsung, telah siap untuk mengakuisisinya. Well, menurut saya, sejauh RIM dengan Blackberry-nya mampu menjaga 2G (gratispacket bundling dan gengsi, sebagai smartphone kelas atas), maka Blackberry akan abadi di Indonesia tercinta ini.


ALASAN PENDUKUNG LAINNYA
1. BlackBerry? Keren!
Ok, itulah yang ada di benak sebagian besar masyarakat kita. Lihat saja saat jam istirahat
siang, restoran dan kedai makan tidak hanya penuh dengan orang namun penuh juga dengan
BlackBerry yang ada di tangan pengunjungnya.
Lihat juga di mall, dari usia sekolah sampai yang telah berumur terlihat menggenggam
BlackBerry. Suara alert dari BBM dan notifikasi lain di BlackBerry sepertinya telah menjadi
bagian dari kehidupan kota. Singkatnya, tanpa BlackBerry Anda dianggap ‘gak gaul’.

2. Demam BlackBerry
‘Demam’ bisa diartikan sebagai sesuatu yang menular. Dari mulut ke mulut fitur yang
ditawarkan BlackBerry berkembang dan memunculkan rasa penasaran. Sebagai contoh,
jika di awal 2008 hanya satu/dua orang saja di sebuah kantor yang memiliki BlackBerry
smartphone maka kini bisa disebut hampir semua orang kantoran punya BlackBerry.
Bahkan anak sekolah dari usia SD sampai SMA pun dibelikan BlackBerry oleh orang tuanya.
Ya, staff marketing BlackBerry harus berterima kasih pada pengguna BlackBerry Indonesia
yang telah menyebarkan virus demam BlackBerry ini

3. Pengalaman baru
Seperti dilaporkan oleh BBC, ahli IT Onno Purbo mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara
pengguna selalu mencari sesuatu yang baru. Dan itu ditawarkan oleh BlackBerry. Barangkali
karena sekian lama masyarakat Indonesia terbiasa memakai ponsel dengan keypad standar,
maka ketika BlackBerry masuk ke Indonesia dengan menawarkan konsep QWERTY keypad
maka antusias dan rasa penasaran pun tak bisa dibendung.
Belum lagi jika disebut bisa berkirim pesan tanpa berkurang pulsa. Ya, meski Apple punya
iMessage di iOS 5 dan Android juga akan punya Google Messenger, tapi dunia mengakui
BlackBerry-lah smartphone pertama yang memiliki layanan mobile messenger, BBM.

4. Demam social media
Tidak dipungkiri internet menjadi satu-satunya pemicu berkembangnya smartphone. Data
statistik Socialbakers mengestimasi Indonesia kini memiliki 37 juta pengguna Facebook
yang berarti separuh dari pengguna Facebook di Amerika. Sementara itu comScore
menempatkan Indonesia pada posisi ke-4 dari pengguna Twitter tertinggi di seluruh dunia.
Bukan hanya ajang menjalin pertemanan, namun dua social media tersebut telah menjadi
sarana paling ampuh untuk menjalin simpati dan menyebarkan berita, bahkan seringkali lebih
cepat dari breaking news di televisi. Sebut saja solidaritas untuk Prita Mulyasari atau support
untuk kegiatan sosial yang lebih mudah dan cepat jika memakai sarana Facebook dan Twitter.
Dan semua itu bisa terjadi karena adanya BlackBerry smartphone.

5. Kesan mahal
Harus diakui pemikiran seperti itu ada di masyarakat kita meski sebenarnya tidak semua
smartphpne BlackBerry mahal. Bahkan jika dibanding smartphone Android high-end atau
iPhone, maka BlackBerry masih tergolong lebih rendah harganya. Namun justru kesan mahal
itulah yang membuat sebagian masyarakat Indonesia tergila-gila dengan BlackBerry.
UPDATE 2014
sejak adanya BBM for android kini BB di indonesiapun kurang laku haha

Rabu, 09 Juli 2014

Cara Aman Sebelum Membeli Blackberry Second

Tips Membeli Blackberry Bekas / Second
Kali Ini kita akan membahas Saat sebelum membeli ponsel bekas(blackberry bekas), beragam tips dan kiat musti kita terapkan agar tidak menyesal di kemudian hari atau parahnya kita tertipu karena barang yang kita beli ternyata tak sesuai dengan harapan mula-mula. Untuk itulah marilah kita simak tips sebelum membeli BlackBerry second di bawah ini:
cara memilih blackberry yang bagus,tips membeli bb second, kiat beli ponsel blackberry bekas, tips seputar blackberry1. Cek IMEI dan PIN
Memeriksa IMEI dan PIN menjadi syarat utama pembelian BlackBerry. Nomor IMEI wajib ada di semua jenis ponsel, begitu pula BlackBerry. IMEI ini tertera di bagian dalam ponsel saat Anda melepas baterai dan juga berada di bagian kardus paket pembelian BB.
  • 1.Cara Cek IMEI dan PIN BB
Cara untuk mengecek IMEI adalah dengan menekan tombol *#06#. Anda juga bisa mengecek nomor IMEI sekaligus PIN dengan cara menekan Options lalu pilih Status. Bisa juga dengan menekan ALT+CAPSLOCK+H.
  • 2. Cek usia penggunaan
Kita juga dapat mengetahui dengan mudah berapa lama BlackBerry tersebut telah digunakan. Hal ini berguna bagi kita yang akan membeli perangkat BlackBerry terbaru. Salah-salah ingin yang baru, ternyata BlackBerry tersebut sudah pernah digunakan selama beberapa waktu.
Cara mengecek lama penggunaan BB adalah dengan menekan menu BB lalu pilih menu Options diikuti dengan memilih menu Status. Pada tampilan yang muncul, Anda ketik BUYR.
  • 3. Cek kinerja BlackBerry
Sebelum membeli BlackBerry, Anda bisa menguji berbagai fasilitas yang ada. Hal ini berguna untuk menghindari penyesalan di kemudian hari. Anda bisa mengecek semua fitur BlackBerry mulai dari kondisi fisiknya hingga fitur suaranya. Caranya adalah dengan menekan menu BB dan pilih Options, lalu pilih Status dan tulis TEST.
cara memilih blackberry yang bagus,tips membeli bb second, kiat beli ponsel blackberry bekas, tips seputar blackberry4. Cek fisik dan kelengkapan isi paket penjualan
Biasanya pada paket penjualannya akan terdapat charger, kabel data, memory card, manual book, CD driver, handsfree, dan beberapa kelengkapan lainnya untuk tipe BlackBerry tertentu, misalkan saja akan mendapat leather case untuk BlackBerry.

(soalgadget.com)

Jumat, 20 Juni 2014

Agar Blackberry Tidak 'Lemot'

Cara meningkatkan kinerja Blackbbery agar tidak loading lama
Oke langsung saja gan. btw, semoga berhasil ya ^^

Berikut langkah-langkah cara mempercepat loading blackberry tanpa software yang bisa anda lakukan :
1. Hapus atau unistal Aplikasi Yang sudah tidak di gunkan
Terlalu banyak aplikasi yang tidak berguna merupakan salah satu faktor yang dapat memperlambat kinerja blackberry anda. Gunakanlah aplikasi yang bermanfaat saja dan hapus aplikasi-aplikasi yang tidak pernah anda gunakan.

2. Gabung di Group BBM Yang ada manfaatnya
Ikutilah Group BBM yang penting saja. jangan Gabung di grup yang aktifitasnya tinggi tapi minim manfaat Dengan banyaknya anda mengikuti Group BBM juga dapat memperlambat kinerja dari Smartphone Blackberry yang anda gunakan.

3. Hapus E-mail
Hapuslah e-mail yang sudah anda baca atau yang anda rasa tidak penting. Dengan banyaknya e-mail masuk juga dapat memperlambat blackberry anda.

4. Tutup Chat BBM
Tutup selalu chat BBM setelah selesai. Jika anda ingin menyimpan chat BBM, dapat anda lakukan dengan cara Masuk BBM -> Menu Blackberry -> Options -> Save History pilih Media Card.

5. Hapus File Log
Sering lakukan clear log dengan cara ALT + LG + LG -> Menu Blackberry -> Clear Log.

6. Hapus Cache Browser Yang Menumpuk
Cache browser yang menumpuk terjadi jika anda sering melakukan browsing internet yang tidak anda sadari. Akibatnya jika anda melakukan browsing kembali terasa lambat serta kadang-kadang macet. Cara mengatasinya anda dapat melakukan langkah untuk menghapus cache browser dengan cara tekan Menu Blackberry -> Browser -> Options -> Cache Operations -> Clear History.

7. Lakukan Pembersihan Memory / Cleaning Memory
Cara pembersihan memory dapat anda lakukan dengan cara tekan Menu Blackberry -> Options -> Security Options -> Advanced Security Optioans -> Memory Cleaning -> ubah ke posisi ENABLE -> Menu Blackberry -> Clean Now.

8. Lakukan Soft Reset / Restart
Laukanlah Restart blackberry anda setiap 2-3 hari sekali yang dapat anda lakukan dengan menekan alt + aA + del tekan secara bersamaan.

9. Lakukan Hard Reset
Lakukan Hard Reset jika smartphone blackberry anda sudah benar-benar hang. Lepaskan Baterai Blackberry anda beberapa saat kemudian pasang kembali.

Rabu, 18 Juni 2014

Cara Mengatasi BlackBerry Tidak Bisa di Charge atau Tidak Mau Menyala



Apakah Anda pernah mencoba men charge BlackBerry Anda namun tidak penuh-penuh? Apakah HP BB Anda saat di cas tidak mau menyala, atau ada gambar baterai lalu BlackBerry coba loading (booting) lalu gagal dan kembali ke gambar baterai (gambar indikator charge)?

Bila Anda pernah mengalami hal tersebut, maka pada artikel kali ini saya akan memberikan informasi cara mengatasi BlackBerry tidak mau menyala (tdk mau booting) dan juga tidak bisa di charge (ada indikator cas tapi tidak penuh-penuh). Baca baik-baik ya gan!! :D

Yang pertama kali perlu dilakukan adalah jangan terus-terusan menghubungkan charger dengan HP BlackBerry Anda, apalagi sampai satu harian, karena dapat menimbulkan kerusakan yang lebih parah dan/atau membuat baterai bocor.

Tips #1 mengatasi BlackBerry tidak mau booting:
Lepaskan SIM card dan SD card. Bila setelah dilepas kartu SIM dan kartu memorinya BB bisa menyala, maka kemungkinan SIM dan/atau SD card yang digunakan rusak. Bila kartu SIM rusak, Anda dapat menggantinya dengan yang baru di gerai provider telepon yang digunakan (nomor telp tetap sama).

Tips #2 mengatasi BlackBerry tidak bisa di charge:
Apabila Anda memiliki baterai cadangan, gunakan baterai tersebut lalu coba nyalakan. Kalau BB Anda tetap tidak mau menyala, coba di charge terlebih dahulu dengan kondisi menggunakan baterai cadangan. Kalau kondisinya sama saja, coba gunakan lagi baterai yang sebelumnya lalu coba charge menggunakan charger yang berbeda.

Tips #3: Charge baterai menggunakan desktop charger
Kondisi BlackBerry yang tidak mau menyala dan tidak bisa di charge bisa diakibatkan karena kondisi baterai terlalu habis tidak tersisa. Biasanya terjadi akibat pengguna lupa mencas ulang dan membiarkan BB-nya sampai mati. Sebenarnya kalau kondisi baterai dan charger dalam kondisi baik dan asli, handphone cukup dicas saja selama kurang lebih 15 menit akan sudah bisa dapat digunakan kembali.
Namun, kalau kondisi baterai tidak terlalu prima dan charger yang digunakan tidak asli, kondisi tersebut dapat menyebabkan baterai seperti tidak penuh-penuh. Untuk mengatasi hal ini, jika Anda memiliki desktop charger, maka baterainya bisa di cas dulu menggunakan alat tersebut. Bila hanphonenya ingin digunakan, maka tidak perlu menunggu sampai penuh. Bila sudah di cas selama setengah jam menggunakan desktop charger, Anda dapat memasang baterainya lagi ke HP lalu meneruskan pengecasan menggunakan charger.

Tips #4 mengatasi BlackBerry yang tidak mau menyala
Apabila Anda tidak memiliki baterai, charger cadangan maupun desktop charger, maka Anda dapat mencoba cara berikut. Caranya cukup dengan menghubungkan hp BlackBerry Anda ke komputer menggunakan kabel data. Biarkan selama satu sampai dua menit, kalau semuanya normal, perangkat BB Anda akan memulai proses booting atau menyala secara otomatis. Biarkan HP di cas menggunakan komputer hingga kapasitasnya kurang lebih 20%, setelah itu Anda dapat mencasnya lagi menggunakan charger dengan normal. Saya sudah beberapa kali menggunakan metode ini dan berhasil baik pada komputer yang sudah terinstall aplikasi BlackBerry desktop manager maupun pada komputer yang belum terinstall aplikasi tersebut.

Tips #5 mengatasi BlackBerry tidak bisa di cas
Bila Anda sudah melakukan Tips #4 namun gagal, coba lepaskan terlebih dahulu SD card dan kartu SIM yang digunakan lalu lakukan lagi Tips# 4. Tunggu sampai kapasitas baterai sekitar 30% > cabut dari komputer > masukkan SIM card dan kartu memori lalu coba nyalakan. Kalau bisa menyala dengan normal, cas lagi menggunakan charger sampai penuh.
Bila Anda sudah melakukan tips diatas namun BlackBerry tetap tidak mau menyala, maka kemungkinan BB Anda mengalami kondisi yang bernama “Nuked BlackBerry”. Hal ini terjadi akibat adanya kerusakan (error) pada sistem operasi (OS) BB. Untuk mengatasi kondisi ini dapat dilakukan dengan cara menginstall ulang atau mengupgrade OS BB. Berhubung saya belum pernah melakukan upgrade OS BB, jadi belum bisa memberikan tutorialnya untuk saat ini. Tapi Anda bisa dengan mudah menemukan caranya di internet dengan hanya mengetikkan: cara mengatasi nuked BlackBerry pada mesin pencarian Google. Demikian sedikit tips mengenai cara mengatasi BlackBerry tidak bisa di charge atau tidak mau menyala, semoga bermanfaat^^

(source: soalgadget.com)