Pages

Tampilkan postingan dengan label marmut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label marmut. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Maret 2014

Heartstroke pada Guinea Pig



Heatstroke adalah salah satu penyebab kematian mendadak pada GP. Heatstroke disebabkan oleh kandang yang tidak memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang baik atau karena GP ditempatkan dibawah terik matahari dalam jangka waktu yang panjang.
Tanda-tanda heatstroke :
- bagian bawah bibir hingga leher terlihat basah
- GP bergerak dan berlari terus-terusan seperti kebingungan, kadang disertai nguik2
- GP terengah-engah dan nafasnya cepat
Setelah beberapa saat keadaannya akan berbalik :
- GP menjadi tidak mau bergerak
- Nafasnya lambat
- Terbaring telentang dan kondisinya melemah Kalau tidak segera ditangani, GP akan mati dengan cepat. Salah satu GPL dulu pernah mengalami GP yang meninggal karena heat stroke akibat kelalaian pembantunya yg lupa memasukkan GPnya ke dalam rumah setelah bermain di taman. Padahal beberapa jam sebelumnya kondisi GPnya sehat-sehat aja.
Penanganan pertama :
- Bawa GP ke tempat yang teduh
- Semprotkan air yg cukup dingin atau selimuti GP dengan handuk yg telah dibasahi air yg cukup segar, tapi dijaga agar jangan sampai GPnya kedinginan. Karena seperti yg kita tahu, perubahan drastis akan suhu yang terlalu cepat dapat berakibat fatal bagi makhluk hidup.
- Setelah GP dapat berdiri dengan menggunakan keempat kakinya, baru kasih dia minum dengan air, kalo dia masih belum mau minum, gunakan syringe atau sendok untuk meminumkan airnya.
- Selama 24 jam pertama, berikan air sebanyak mungkin agar GP tidak dehidrasi
Tindakan pencegahan pada saat membawa GP bermain diluar rumah:
- Siapkan tempat berteduh (berupa hidey/hutch) pada saat GP bermain di taman, lengkap dengan air minum. Lokasi yang baik adalah dibawah pohon atau tempat-tempat yang teduh. Hutch sebaiknya dialasi dengan handuk/kain yang dibasahi terlebih dahulu untuk menjaga suhu didalam hutch tetap sejuk.
- Selalu perhatikan ramalan cuaca sebelum mengeluarkan GP bermain, dan pada saat GP diluar rumah, tetap awasi cuaca dan aktivitas GP.
-  Mungkin harus diingat bahwa di bawah panas matahari, air di botol minum juga akan cepat menjadi panas. Untuk itu air minum sebaiknya disediakan sedingin mungkin dan letakkan di area yang teduh.
- Siapkan satu botol yang diisi air yang telah menjadi es, bungkus dengan kain/handuk dan simpan di satu sudut agar GP dapat “ngadem” disitu
- Kalau bisa, sediakan fan kecil di sekitar tempat bermain GP, karena pada beberapa tempat saat panas terik, justru tidak terdapat angin. Padahal angin buatan dibutuhkan agar GP bisa menurunkan suhu tubuhnya.
- Hindari menggunakan hidey plastik, dan sebisa mungkin gunakan hidey/mainan yang memiliki lubang di bagian atas agar sirkulasi panas menjadi lancar.



Artikel Terkait :

Kerontokan pada Guinea Pig


Jika Kita memelihara GP, apalagi yang longhair atau mempunyai bulu panjang, pasti kerontokan bulu pernah terjadi maka disini akan kami bahas fakta dan penanganan seputar bulu GP

* Guinea Pig anda mempunyai bald spot(kebotakan di suatu area), terlihat jelas pada jenis Peruvian, Abyssinian dan Abyruvian, bald spot itu terletak di belakang kuping, diameternya sekitar 1-1,5 cm, Bald Spot akan lebih besar pada albino guinea pig. bald spot biasanya akan sering diserang kutu dan flea, maka seringlah bersihkan bald spot, jangan khawatir jika anda membeli gp dan ada kebotakan di belakang kupingnya karena memang area ini tidak terdapat bulu. Mungkin memang kadang ada kebotakan lain di dahi GP kecil ini biasanya tanda dominasi oleh GP lain dan akan tumbuh seiring umur GP. bagian lain biasanya karena bertarung atau luka.

* Guinea Pigs Anda bisa Shedding(ganti Bulu), Bulu panjang lebih banyak shedding dari pada bulu pendek karena mereka merawat bulu mereka lebih extra. Ini hal normal dan beberapa GP mempunyai sifat yaitu sering mengganti bulu mereka, Sisirlah GP anda tiap hari untuk mengurangi shedding, Cuaca Panas dan suhu yang berganti-ganti juga bisa menyebabkan shedding. Yang perlu diperhatikan adalah shedding memang terlihat seperti kerontokan tapi jika shedding, bulu gp tidak akan gampang copot dari badan bila kita tarik, jika terlalu gampang maka bisa saja si gp terkena, kutu, jamur dan kekurangan vitamin.

*Bila dalam Kelompok Guinea Pig anda bisa melakukan Barbering(menggigiti dan mencabuti bulu temannya. Guinea pig memang normal mencukur bulunya dan temannya dan kadang-kadang ada yang senang sekali mencukur bulu temannya tapi bila mereka mulai mencabuti berlebihan(sampai botak) dan
memakannya maka ada sebab lain Hal ini terjadi bila kekurangan nutrisi dan pakan yang tidak seimbang. Stress dan kepadatan kandang juga kadang mempengaruhi.

*Kerontokan bisa terjadi pada GP hamil dan Menyusui, karena hormon, biasanya kerontokan pada GP yang menyusui akan terjadi dibawah perut dan kadang menimbulkan kebotakan parah pada bawah perut gp anda. Jagalah nutrisi pada GP hamil dan menyusui.

*Jamur bisa menyebabkan kerontokan bulu tandanya bulu rontok parah dan akan ada jamur yang ditandai seperti kulit yang rusak berwarana hitam di balik bulu yang rontok tersebut. Obati dengan Salep anti jamur, salep manusia bisa menghilangkannya tapi lebih aman memakai yang cream.

*Parasites, Biasanya dari scabbies, kutu-kutu dan lainnya, bisa dibasmi dengan invermectin, kalo terkena kutu yang berlebihan akan terlihat dari adanya luka berkerak putih yang disebabkan tungau pada scabbies dan akan ada kutu atau lice yang terlihat jelas bila kita memperhatikan bulu gp kita. Bedak,Shampoo,Semprotan tidak disarankan karena jika tidak bisa merwatnya bisa menimbulkan masalah pada bulu GP. suntikan invermectinlah yang menurut kami paling aman karena bisa membasmi semuanya, kecuali telur tapi telur bisa dibersihkan dari mandi antiseptic.

*Kekurangan Vitamin C, Guinea pig butuh Vit C Minimal 10 mg Vit C perhari, ada juga yang menyarankan 40 mg perhari dan lebih banyak bila hamil, tapi pengaruh kekurangan vit C dengan bulu rontok sangat susah diketahui tandanya, jadi jagalah kebutuhan vit C GP anda setiap hari.

*Low Protein Diet(Makanan yang berprotein renda) akan mempengaruhi bulu GP anda, biasanya dibawah 15% Protein jadi berikan pellet yang berprotein tapi jangan terlalu banyak proteinnya juga.

*Pada proses sapih atau pemisahan dengan induk kerontokan terjadi pada Bayi GP, mengganti bulu bayi dengan bulu dewasa.


Artikel Terkait :

Kiat-kiat Membeli Marmut


Memelihara marmut bisa menjadi pengalaman menarik dan bermanfaat.
Namun, jika tidak teliti, Anda dapat membeli marmut yang tidak sehat atau berpenyakit.
Ketika hendak membeli marmut usahakan memiliki banyak pilihan sebelum memutuskan membeli satu atau beberapa diantaranya.
Memiliki banyak pilihan akan memungkinkan Anda memperoleh marmut terbaik.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda jadikan panduan saat membeli marmut:
1. Pilih sebuah toko hewan peliharaan, atau penangkaran marmut bereputasi.
Jika Anda memiliki teman atau anggota keluarga yang juga memelihara marmut, dapatkan rekomendasi dari mereka dimana dapat membeli marmut dengan kualitas terbaik.
2. Periksa kemungkinan tanda-tanda penyakit pada marmut.
Saat pertama kali dipegang, marmut umumnya akan menunjukkan respon takut atau rasa ingin tahu.
Beberapa tanda yang mengindikasikan seekor marmut sedang sakit diantaranya adalah hidung meler, belek (kotoran) di mata, atau masalah mencolok lainnya.
3. Ketahui tanda-tanda yang menunjukkan marmut memiliki kondisi kesehatan yang baik.
Marmut yang sehat memiliki bulu mengkilap, atau tidak memiliki kebotakan pada bulu.
Marmut juga harus aktif bersosialisai, alih-alih hanya berdiam di pojokan kandang.
4. Dengarkan bunyi nafas marmut. Mengi atau suara nafas yang tidak biasa mengindikasikan marmut menderita penyakit pernapasan.
Bila mungkin, periksa tanda-tanda diare pada kandang marmut. Diare menunjukkan terjadinya infeksi bakteri.
5. Periksa atau bertanya kepada penjual apakah marmut sedang hamil.
Memiliki tambahan bayi marmut bisa menyenangkan, tetapi tidak semua orang menginginkan lebih banyak peliharaan yang harus diurus.

Tips Tambahan
Hindari memilih marmut dengan kepala yang miring ke satu sisi, terdapat pembengkakan pada leher, pengerasan kulit sekitar hidung, atau jika terdapat goresan berlebihan pada kulit marmut.
Menggaruk adalah normal, tetapi jika marmut terlalu banyak menggaruk kulitnya, hal ini bisa menandakan terjadinya kudis


Artikel Terkait :

Tips dan Trik Merawat Marmut


Marmut adalah hewan peliharaan yang menyenangkan baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.
jinak, marmut tidak membutuhkan perawatan yang rumit.
Jika dirawat dengan baik, marmut dapat hidup cukup lama sehingga bisa menemani Anda selama beberapa tahun.
Berikut adalah beberapa tips merawat marmut kesayangan Anda:
1. Memilih Kandang
Pilih kandang yang tepat untuk marmut Anda. Pilih kandang yang memiliki cukup ruang bagi marmut untuk bergerak di dalamnya dengan nyaman.
Jangan menempatkan marmut dalam akuarium yang tidak ada ventilasi udaranya maupun dalam kandang kawat karena bisa menyakiti mereka.
2. Tempat Tidur yang Bebas Racun
Hanya gunakan bahan-bahan yang tidak beracun untuk alas kandang.
Marmut suka mengunyah dan akan mengunyah benda apapun yang ada di dalam kandang.
Oleh karena itu, semua benda dalam kandang tidak boleh ada yang beracun untuk mencegah marmut sakit atau keracunan.
3. Makanan
Beri makan marmut setiap hari. Tersedia makanan marmut yang bisa dibeli di toko, namun penting untuk melengkapi makanan ini dengan sayuran hijau seperti kangkung dan selada.
Anda juga bisa memberikan buah segar seperti irisan apel atau anggur sebagai makanan selingan untuk marmut.
4. Jerami
Sediakan jerami di kandang marmut. Jerami tersebut biasanya digunakan untuk membuat sarang dan dijadikan camilan oleh marmut.
5. Persediaan Air Minum
Sediakan selalu air segar untuk marmut Anda. Cara terbaik adalah dengan menyediakan wadah air yang menempel pada kandang.
Periksa wadah air tersebut secara berkala untuk memastikan tidak ada kebocoran.
6. Kebersihan Kandang
Jagalah kebersihan kandang marmut. Meskipun marmut juga berusaha menjaga kebersihan kandang, tetapi mereka tetap membutuhkan bantuan Anda.
7. Perawatan Bulu Marmut
Sikat atau sisir bulu marmut dengan sisir kecil.
Bulu marmut relatif pendek sehingga tidak memerlukan penyisiran yang rumit seperti hewan yang berbulu lebat dan panjang (mis: kucing Persia).
Melakukan perawatan marmut juga akan memberikan Anda waktu untuk menjalin ikatan dengannya.
Tips Tambahan
Marmut membutuhkan vitamin C, oleh karena itu pastikan mereka mendapatkan cukup vitamin C.
Cari tahu tentang apa yang boleh dan yang tidak boleh dimakan oleh marmut.
Beberapa makanan dapat membuat mereka sangat sakit. Misalnya, marmut bisa makan selada tapi makan selada dapat membuat mereka sakit.
Jangan meninggalkan marmut sendiri dengan hewan lain, termasuk kucing atau anjing.


Artikel Terkait :

Memandikan Marmut


Masih terdapat perbedaan pendapat apakah marmut perlu dimandikan secara teratur.
Tapi semua orang tentu setuju bahwa bulu yang bersih dan bebas parasit akan menunjang kesehatan marmut secara keseluruhan.
Jika Anda hendak memandikan marmut peliharaan Anda, berikut terdapat beberapa informasi dasar yang dapat Anda jadikan sebagai panduan.

Persiapan
1. Siapkan dua handuk. Letakkan handuk pertama di lantai dekat bak mandi dan handuk kedua di meja kamar mandi atau tutup toilet.
2. Tempatkan pengering rambut (hair dryer) dekat handuk kedua. Pastikan hair dryer aman dari percikan air.
3. Gunakan ember kecil sebagai bak mandi marmut. Isi dengan air hangat hingga setinggi 5 cm.
Jika diperlukan, alasi dasar ember dengan kain bekas agar tidak mudah selip.
4. Bermainlah sejenak dengan marmut agar marmut menjadi rileks.

Saat Mandi
Mandi umumnya tidak akan menjadi sesi yang menyenangkan sehingga marmut yang santai akan lebih mudah diatur saat dimandikan.
1. Pegang marmut dan masukkan perlahan ke dalam bak mandi. Belai marmut dengan lembut untuk membuatnya tetap tenang.
Tunggu sekitar dua menit, jika marmut tetap panik, langsung melompat ke langkah lima. Jika marmut tetap tenang, Anda bisa berlanjut ke langkah kedua.
2. Gunakan cangkir untuk menyiramkan air ke tubuh marmut. Hindari menuangkan air ke wajah dan telinga.
3. Tuangkan sampo untuk hewan peliharaan ke punggungnya, dan busakan.
Ingat untuk menghindari area wajah dan telinga. Gosok bulu marmut dengan lembut termasuk bagian dada dan kaki.
4. Isi cangkir dengan air bersih dari keran. Bilas badan marmut untuk menghilangkan sisa sampo.
Usahakan agar marmut tetap tenang dengan membelainya secara lembut.
5. Angkat marmut keluar dari bak plastik dan tempatkan di atas handuk di lantai.
Bungkus marmut dengan handuk, dan usap lembut bulunya untuk menghilangkan kelebihan air.
6. Ganti handuk pertama yang telah basah dengan handuk kedua. Sekali lagi, bungkus tubuh marmut agar tetap hangat.
Nyalakan hair dryer dan setel pada panas terendah. Keringkan satu bagian tubuh pada satu waktu baru berpindah ke bagian tubuh lain.
7. Pastikan bulu marmut benar-benar kering sebelum mengembalikannya ke kandang.


Artikel Terkait :

Memotong Kuku Marmut


Marmut mungkin saja tidak terlalu menikmati sesi potong kuku, namun kuku marmut memerlukan perawatan teratur. Memotong kuku marmut bukan merupakan pekerjaan sulit. Berbekal informasi dasar, Anda akan mampu melakukannya sendiri di rumah. Kuku marmut perlu dipotong setidaknya sebulan sekali untuk membuatnya tetap sehat.

Informasi tentang Marmut
1. Marmut memiliki empat jari pada kaki depan dan tiga jari pada kaki belakang.
2. Kuku kaki marmut memiliki kemampuan tumbuh terus menerus.
Itu sebab, kuku perlu dipotong secara teratur agar tidak tumbuh terlalu panjang.
3. Tidak semua kaki marmut sempurna. Beberapa marmut mungkin memiliki kelainan fisik yang perlu diperhatikan.

Memotong Kuku Marmut
1. Bersiaplah memotong kuku marmut dengan menempatkan marmut di pangkuan Anda dengan perut menghadap atas atau samping.
2. Pegang marmut di sekitar perut agar tidak banyak bergerak.
3. Gunakan pemotong kuku untuk memotong kuku marmut pada kaki depan maupun belakang.
4. Potong kuku sepanjang sekitar ½ cm atau sebelum mencapai perbatasan antara kulit dengan kuku.

Tips Tambahan
Anda dapat mengoleskan sedikit tepung maizena ketika secara tidak sengaja memotong kuku marmut terlalu panjang sehingga melukai kulit marmut.
Jika kuku marmut berwarna gelap, akan sulit untuk mencari batas antara kuku dengan kulit.


Artikel Terkait :

Tips Memelihara Marmut


Memelihara marmut bisa menjadi pengalaman menarik dan bermanfaat.
Namun, jika tidak teliti, Anda dapat membeli marmut yang tidak sehat atau berpenyakit.
Ketika hendak membeli marmut usahakan memiliki banyak pilihan sebelum memutuskan membeli satu atau beberapa diantaranya.
Memiliki banyak pilihan akan memungkinkan Anda memperoleh marmut terbaik.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda jadikan panduan saat membeli marmut:
1. Pilih sebuah toko hewan peliharaan, atau penangkaran marmut bereputasi.
Jika Anda memiliki teman atau anggota keluarga yang juga memelihara marmut, dapatkan rekomendasi dari mereka dimana dapat membeli marmut dengan kualitas terbaik.
2. Periksa kemungkinan tanda-tanda penyakit pada marmut.
Saat pertama kali dipegang, marmut umumnya akan menunjukkan respon takut atau rasa ingin tahu.
Beberapa tanda yang mengindikasikan seekor marmut sedang sakit diantaranya adalah hidung meler, belek (kotoran) di mata, atau masalah mencolok lainnya.
3. Ketahui tanda-tanda yang menunjukkan marmut memiliki kondisi kesehatan yang baik.
Marmut yang sehat memiliki bulu mengkilap, atau tidak memiliki kebotakan pada bulu.
Marmut juga harus aktif bersosialisai, alih-alih hanya berdiam di pojokan kandang.
4. Dengarkan bunyi nafas marmut. Mengi atau suara nafas yang tidak biasa mengindikasikan marmut menderita penyakit pernapasan.
Bila mungkin, periksa tanda-tanda diare pada kandang marmut. Diare menunjukkan terjadinya infeksi bakteri.
5. Periksa atau bertanya kepada penjual apakah marmut sedang hamil.
Memiliki tambahan bayi marmut bisa menyenangkan, tetapi tidak semua orang menginginkan lebih banyak peliharaan yang harus diurus.
Tips Tambahan
Hindari memilih marmut dengan kepala yang miring ke satu sisi, terdapat pembengkakan pada leher, pengerasan kulit sekitar hidung, atau jika terdapat goresan berlebihan pada kulit marmut.
Menggaruk adalah normal, tetapi jika marmut terlalu banyak menggaruk kulitnya, hal ini bisa menandakan terjadinya kudis


Artikel Terkait :

Penyakit yang Umum pada Marmut


Masalah gigi
Seperti jenis hewan pengerat lainnya, gigi marmut tumbuh terus sepanjang hidupnya. Marmut membutuhkan pola makan serat yang cukup tinggi untuk memastikan gigi mereka rata dan untuk mencegah agar tidak tumbuh melebihi batas. Indikasi penyebab masalah gigi adalah adanya kandungan air liur disekitar mulut, dada atau tangan bagian depan, dan ketidak mampuan marmut untuk memakan atau mengunyah makanan. Temui dokter hewan untuk minta nasehat apabila anda merasa kuatir.

Bisul
Dapat terjadi karena bertengkar atau terpukul, atau mungkin disebabkan oleh makanan yang tajam, sehingga bisa melukai mulut marmut. Hal ini bisa menyebabkan mulut marmut menjadi bengkak. Sebaiknya anda memindahkan marmut yang terserang bisul ke kandang lain dan segera mungkin hubungi dokter hewan untuk mendapat perawatan.

Masalah kulit
Marmut cendrung mengalami masalah kulit. Umumnya, masalah kulit yang dialami adalah semacam kudis. Kudis disebabkan oleh tungau kecil yang bersembunyi di permukaan kulit marmut. Garutan-garutan kecil yang menyebabkan gatal, mungkin dapat mengakibatkan timbulnya kudis yang parah dan juga bisa menyebabkan bulu marmut anda menjadi rontok. Sebaiknya bawa marmut anda kedokter hewan untuk mendapat perawatan lebih lanjut untuk masalah kulit ini.

Serangan lalat
Kotoran marmut ternyata dapat mengundang lalat untuk datang, baik itu dalam kandang maupun di bagian belakang tubuh marmut. Telur-telur lalat akan menetas menjadi belatung dan akan memakan kotoran marmut dan kemudian akan bersembunyi  di tubuh marmut dan memakan dagingnya. Hal inilah yang membuat marmut merasa tidak nyaman, menderita dan bahkan tak jarang banyak yang mati. Hindari serangan lalat dengan cara memindahkan atau membuang kotoran dari dalam kandang secara teratur, menyisir bulu marmut setiap hari dan pastikan sirkulasi udara kedalam kandang tetap terjaga




Artikel Terkait :