Pages

Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Juli 2014

Fakta Unik Tentang Kucing

[Image: large_big-cat-found.jpg]

Kucing memang salah satu hewan peliharaan yang paling banyak dipelihara oleh manusia, tapi sayangnya justru sebagian pemelihara kucing tidak tahu apa saja fakta-fakta tentang keadaan kucing. Kalau kamu memang pecinta kucing, silahkan baca fakta-fakta unik tentang kucing di bawah ini :

1. Kucing memiliki 30 ruas tulang belakang, yaitu 5 kali lebih banyak dari manusia
2. Kucing memiliki 230 tulang, yaitu 24 kali lebih banyak dari manusia
3. Kucing tidak memiliki collarbone, sehingga memungkinkan masuk melewati celah selebar kepalanya
4. kelenturan tubuh kucing sangat menakjubkan, kaki depannya dapat diputar ke segala arah dan setengah bagian tubuhnya dapat bergerak ke arah yang berlawanan
5. Pendengaran kucing lebih sensitif dari manusia dan anjing. Batas pendengaran kucing 65 khz, sedangkan manusia 20 khz
6. Kucing memiliki mata terbesar dibandingkan dengan mamalia lainnya (dalam hubungannya dengan besarnya tubuh)
7. Kucing tidak dapat melihat pada kegelapan total, akan tetapi ketajaman matanya pada malam hari sangat baik. Mata kucing memiliki lapisan perefleksi cahaya yang disebut tapetum yang dapat berfungsi untuk memperkuat cahaya yang masuk retina
8. Cakupan pandangan kucing 185 derajat
9. Kucing memiliki indera penciuman 20-80 juta sel olfactory, sedangkan manusia hanya 5-20 juta
10. Denyut nadi kucing normal antara 110-170 denyutan per menit (jika anda ingin melakukan pengecekan denyut nadi lakukan di paha belakang di bagian sendi yang menghubungkan kaki dengan tubuh)
11. Kucing menarik nafas sebanyak 20-40 kali per menit
12. Suhu tubuh kucing normal 102F atau 38.8C
13. Kucing kampung dapat lari dengan kecepatan 31 mile per jam
14. Kucing memiliki system syaraf yang sangat sensitive
15. Kucing dapat melompat ke ketinggian 5 kali tinggi badannya
16. Setiap kucing memiliki nose pad yang sangat khas, sehingga tidak akan penah ada dua kucing yang memiliki sidik hidung yang sama
17. Kucing merespon panggilan wanita lebih baik dari pada pria, mungkin karena suata wanita memiliki puncak yang lebih tinggi
18. Orang yang alergi terhadap kucing pada umumnya alergi terhadap air liur kucing
19. Telah dibuktikan secara ilmiah bahwa mengelus-elus kucing merupakan salah satu cara menurunkan tekanan darah kita
20. Rataan umur kucing 15-16 tahun
21. Untuk menentukan kesetaraan umur kucing dengan umur orang, mulailah dengan 20 tahun sebagai umur tahun pertama kucing, kemudian tambahkan 4 tahun umur manusia untuk setiap umur tahun kucing. Sebagai contoh : Jika kucing anda berumur 4 tahun berarti umurnya setara dengan 20 tahun (untuk umur 1 tahun) ditambah 3 x 4 tahun, yaitu setara dengan umur 32 tahun pada orang

http://kepohbaru.blogspot.com/2011/03/fa...ucing.html

Sabtu, 22 Februari 2014

Bahasa Tubuh Kucing dan Artinya


Terdapat perilaku yang dimiliki oleh kebanyakan kucing, tapi kita mungkin tidak tahu apa yang ada dibalik perilaku tersebut. Di bawah ini terdapat beberapa karakteristik sebagai penjelas perilaku kucing sehingga kita dapat memahami kucing kita. Telinga kucing dapat mengatakan banyak hal tentang perasaan mereka atau apa yang ingin mereka ungkapkan pada orang lain, perbedaan posisi telinga berarti hal yang berbeda:

1. Telinga kedepan: ketika telinga kedepan dan rileks, maka kucing kita bahagia dan mendengarkan suara di sekeliling mereka. 
2. Telinga berdiri: ini adalah ketika kucing memperhatikan dan waspada terhadap sesuatu di sekeliling mereka.
3. Telinga mendatar: ini menunjukkan ketakutan atau kecemasan.
4. Telinga ke arah belakang: Kucing kita terganggu atau merasa tersinggung, ini juga merupakan peringatan terhadap siapapun yang menyebabkan perasaan mereka terganggu.

Ekor kucing juga dapat mengatakan mood dan apa yang mereka lakukan

1. Melengkung ke bawah: kucing merasa rileks dan nyaman.  


2. Tegak: ini adalah kucing yang bersahabat dan bahagia.


3. Mendatar ke belakang: kucing sedang ramah dan percaya diri.


4. Tegak dan bergetar: kucing sedang gembira.


5. Lurus dan melengkung di ujung: kucing kita ramah namun tidak yakin atas situasi, orang, atau hewan lain.


6. Bulu berdiri keatas: ini berarti kucing merasa marah dan agresif.


7. Ekor membentuk siku di pangkal: kucing sedang bersifat defensif.


8. Bulu berdiri kebawah: ini berarti kucing merasa takut.


9. Ekor berayun: kucing bisa jadi tengah senang atau terganggu.


10. Ekor berayun di ujung: kucing sedang waspada atau tertarik akan sesuatu.


11. Ekor kearah depan: berarti sikap kucing sedang yang penurut dan patuh.


12. Ekor bergerak-gerak condong ke belakang: kucing sedang mengejek sesuatu.



Bersuara: komunikasi kucing kita bisa berarti banyak dan sepanjang waktu sehingga kita perlu membedakan satu sama lain.
1. Suara mengeong umum: ini berarti ia mengucapkan halo, menunggu makan malam, dan semacamnya.
2. Lolongan untuk lawan jenis: ini adalah ketika betina merasa ‘panas’ dan mencari jantan.
3. Suara lembut: ini semacam suara mendengkur yang halus. Kucing mengeluarkan suara ini ketika betina memanggil anak-anak mereka. Kucing kita juga mengeluarkan suara ini ketika merasa disayangi oleh pemiliknya.
4. Mendesis: ini adalah tkita peringatan bahwa kucing kita tidak senang dan ia siap menyerang.
5. Menggeram: kucing kita ingin ditinggalkan sendiri.
6. Mendengkur: kucing kita bahagia dan merasa aman.
7. Menggosokkan bagian tubuh: Ketika kucing kita menekankan bagian tubuhnya terhadap sesuatu ataupun kaki kita, itu berarti dia merasa nyaman dan sedang ingin perhatian dari kita. Anak kucing melakukan hal itu ketika ingin menyusu atau minta makan.
8. Mencakar: ketika kucing menggaruk tiang khusus menggaruk atau perabotan kita, ia tidak melakukannya tanpa alasan. Ketika mencakar, ia merentangkan otot-ototnya. Ia juga dapat melakukannya untuk menkitai teritorinya.
9. Meskipun beberapa perilaku ini tampak mengganggu, kucing kita memiliki alasan untuk melakukannya. Yang terbaik bagi kita adalah mencoba memahaminya dan memastikan kucing kita tetap aman dan nyaman bersama kita.





Artikel Terkait :

Cara medapatkan respek dari kucing


Ketika kita memutuskan untuk memelihara hewan, terdapat beberapa aturan dasar yang perlu ditetapkan. Ingatlah bahwa teritori kita bukanlah teritori alamiah hewan peliharaan tersebut, dan semua hewan akan tetap berperilaku sebagai hewan dimanapun mereka tinggal. Mencoba untuk mencegah kebiasaan buruk kucing kita memerlukan konsistensi dan kesabaran.

Untuk hidup bersama dalam hubungan yang saling bersahabat dan menyenangkan, terdapat beberapa hal yang perlu dipelajari kucing kita. Memiliki hewan peliharaan yang kita sukai pastilah menyenangkan, akan tetapi akan ada rasa kecewa yang muncul jika hewan tersebut tidak terkontrol di rumah kita. Jadi bagaimana kita melatih kucing kita sehingga perilakunya dapat diterima di dunia kita dan tetap berteman? Jawabannya adalah jangan biarkan ia menjajah kita. Kucing kita tak akan menghormati kita jika ia bossnya.

Kita perlu membiarkannya tahu siapa bossnya, namun tetap dengan mendapatkan kepercayaan dan kasih sayang satu sama lain. Ini berarti bahwa ia harus diberikan hadiah positif dengan makanan dan gelitikan ketika ia melakukan hal yang kita sukai. Sejak masih anak-anak, kucing akan mematuhi kekuasaan dari ratu kucing, dengan kata lain, ibu mereka. Jadi, kita juga harus menjadi seperti ibu dalam kehidupan kucing.


Memegang tengkuk kucing adalah cara yang dilakukan ibu kucing untuk memindahkan anaknya. Peganglah bagian leher, pada bagian kulit yang longgar di belakang leher. Akan lebih mudah untuk mengangkat dan tidak menyakiti anak kucing atau kucing dewasa bila kita membawanya dengan cara ini. Kita akan mendapati bahwa ketika kita mengangkat kucing dengan cara ini, maka kucing tersebut akan diam dan tetap bergantung ditangan kita. Bahkan jika kucing kita sudah dewasa, ia akan membiarkan kita membawanya dengan mengangkat bagian leher tersebut tanpa mengeluh. Jadi, ketika kita mendapatinya melakukan hal yang tak semestinya, angkat dia di leher, dan pindahkan dari tempat dimana dia melakukan kesalahan.


Artikel Terkait :

Sikap yang harus dilatih pada kucing


Terdapat sejumlah perilaku yang perlu dipelajari oleh kucing anda sehingga hubungan kita akan berlangsung menyenangkan.Memiliki kucing sebagai hewan peliharaan memiliki banyak keuntungan, namun tidak ada artinya bila kucing dibiarkan mengatur, khususnya perilaku alamiahnya yang agresif dan nakal.Beberapa perilaku perlu dipelajari oleh kucing untuk keamanan anggota keluarga lain di rumah, ini juga akan memperkuat hubungan antara kucing dan manusia.
Hal yang penting untuk dipelajari anak kucing adalah menggunakan kotak kotoran-nya. Buang air kecil di perabot atau karpet akan menjadikannya manja seumur hidup dan meninggalkan bau yang sulit untuk dihilangkan. Tidak akan sehat juga bila ada kotoran di lantai bila kita punya anak kecil yang juga masih merangkak di lantai. Kucing juga perlu belajar untuk tidak bersifat destruktif. Karena memang merupakan sifat alamiah kucing untuk menajamkan kuku, berburu, dan melompat. Perilaku ini tidak dapat diterima di rumah, sehingga kucing perlu belajar dimana ia bisa menggaruk dan dimana ia dapat melompat dengan aman.
Ia tidak tahu bahwa tungku akan membakarnya bila ia melompat ke dalamya, dan ia juga tidak menyadari bahwa ia mungkin akan menyenggol vas antik anda bila ia melompat ke atas rak. Ini merupakan hal-hal yang perlu kita perhatikan. Kucing atau anak kucing perlu belajar untuk datang bila dipanggil. Ini akan memudahkan untuk menjauhkannya dari bahaya dan ini juga akan menjadikan waktu makannya lebih terorganisir. 
Kucing juga suka keluar malam hari. Itulah mengapa mereka mulai berkeliaran ketika matahari terbenam dan nampak ingin keluar, itulah mengapa mereka banyak tidur di siang hari. Kurangi waktu tidur kucing di siang hari dengan sering mengajaknya bermain. Semakin sedikit ia tidur pada siang hari, maka makin banyak ia tidur pada malam hari. Jika kebiasaan keluar malam tidak bisa dicegah, anda harus mengunci seluruh pintu rumah dan akses keluar di malam hari.
Jika anda banyak bepergian dan ingin membawa kucing anda tanpa cat travel bag / tas kucing, Merupakan hal yang baik bagi kucing kita untuk belajar bagaimana untuk dipimpin, dan kemudian kita dapat mengajaknya jalan-jalan tanpa khawatir bahwa ia akan berlari ke tempat yang membahayakan.



Artikel Terkait :

Barang-barang yang berbahaya untuk kucing


Pastikanlah bahwa benda-benda berbahaya semacam itu tidak berada dekat dengan kucing Anda dimana dia dapat dengan mudah mengambilnya dan pastikan pula bahwa Anda telah benar-benar membersihkan benda-benda itu jika mereka jatuh atau tertumpah di lantai. Ingatlah bahwa kucing adalah hewan yang senantiasa ingin tahu dan mereka sangat gemar untuk menyelidiki segala hal yang dirasa baru atau aneh bagi mereka, terutama sekali apabila tidak ada seorangpun di dalam rumah yang mengawasi mereka bermain. Di bawah ini adalah daftar benda-benda rumah tangga yang harus diletakkan jauh dari jangkauan kucing Anda:

1. Perlengkapan berkebun, seperti insektisida dan pupuk.
Tanaman. Banyak di antara tanaman yang mengandung racun, baik dalam bentuk tanaman hidup atau tanaman yang sudah dikeringkan. Oleh karena itu, tanyakanlah informasi selengkapnya tentang setiap jenis tanaman atau tumbuhan yang Anda beli kepada ahlinya. Jika Anda ragu-ragu, sebaiknya Anda menjauhkan tanaman tersebut dari jangkauan kucing Anda.

2. Uang logam. Beberapa uang logam mengandung seng, dan seng ini dapat mengakibatkan muntah-muntah, anemia dan bahkan kematian jika dimakan atau dicerna oleh kucing Anda.

3. Bahan-bahan antibeku. Alasannya, yaitu bahwa bahan-bahan antibeku ini memiliki rasa yang manis sehingga menarik perhatian para kucing untuk menjilatnya dari lantai garasi atau halaman parkir mobil. Meski hanya tertelan satu sendok kecil saja, bahan antibeku ini dapat mengakibatkan kerusakan ginjal permanen. Oleh karena itu, segeralah dan pastikanlah bahwa Anda telah membersihkan tumpahan bahan antibeku tersebut.

4. Hindari pengobatan dengan menggunakan obat-obatan yang diperuntukkan bagi manusia. Alasannya, yaitu bahwa banyak dari obat-obatan ini yang berbahaya bagi kucing Anda. Misalnya, asetaminofen yang dapat meracuni kucing Anda. Hindari dan waspadalah terhadap formula-formula yang dapat mengakibatkan kegilaan pada kucing. Penggunaan bius lokal luar dapat mengakibatkan anemia pada kucing Anda.


Artikel Terkait :

Distemper (Radang Usus) pada Kucing


Feline Panleukopenia atau Distemper atau radang usus jahat, karena virus ini menyerang usus, sampai rusak. Penyakit ini merupakan penyakit umum pada hewan piaraan termasuk kucing dan anjing, namun tingkat penularan penyakit ini terhadap sesama binatang (kucing dengan kucing, atau anjing dengan anjing) sangat tinggi, dan dapat berakibat fatal. Diperkirakan sebesar 25 – 90 persen kucing yang terkena akan berakhir dengan kematian. Terutama jika menyerang anak kucing, atau kucing yang belum divaksinasi.

Virus ini bisa menyebar melalui udara, makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi. Bila dalam satu rumah terdapat satu kucing yang terserang distemper, maka air liur, kotoran, kencing dan muntahnya mengandung virus, yang dapat dengan cepat menulari kucing lain yang sehat. Tanda-tanda awal kucing terkena distemper sangat membingungkan, yaitu kucing tidak mau makan. Padahal dalam beberapa kondisi pun kucing akan “berpuasa”.

Akan tetapi, kucing yang terkena distemper akan segera memperlihatkan kelainan, seperti lesu berlebihan. Hal ini disebabkan oleh demam tinggi yang dialaminya. Kemudian muntah. Dan kemudian badan tampak kaku, yang disebabkan karena kerusakan usus akibat virus itu membuatnya kesakitan. Kadang-kadang disertai diare. Tanda-tanda lain, terutama bagi kucing yang masih dapat berjalan adalah dia akan mencari tempat dingin, seperti kamar mandi yang basah. Kucing itu akan tampak seperti ingin minum tapi tidak bisa minum. Atau minum, dan kemudian muntah lagi.


Pencegahan, Vaksinasi panleukopenia sudah bisa diberikan pada kucing berumur 8-16 minggu dengan interval 4 minggu. Lalu dianjurkan dilakukan pengulangan vaksinasi satu tahun sekali. Pada kucing berumur 6 bulan atau lebih yang belum pernah divaksin, bisa langsung dilakukan, dan diulang satu tahun sekali. Bersihkan semua tempat, kain, tempat makan minum yang sekiranya terkontaminasi virus dengan cairan desinfektan untuk meminimalisir penularan pada kucing lain. Mintalah dokter hewan memberikan infus cairan elektrolit, jika anda mencurigai kucing anda terkena distemper. Pengobatan sekundernya adalah dengan memberikan antibiotika dan vitamin B Komplek.


Artikel Terkait :

Ciri-ciri kucing sakit


Jika Anda senantiasa memperhatikan penampilan atau rupa dan perilaku kucing Anda, Anda seharusnya dapat pula mendeteksi masalah kesehatan yang dialami kucing Anda sebelum penyakitnya bertambah parah, atau Anda mungkin saja dapat mencegah terjadinya masalah kesehatan yang serius. Perhatikanlah setiap perubahan perilaku atau selera makan kucing Anda, suhu tubuh yang tinggi, dehidrasi, maupun tubuh kucing Anda yang menggigil. Apabila kucing Anda berubah menjadi pendiam dan kurang lincah, makan lebih sedikit dari jumlah yang biasa, atau secara umum tampak kurang sehat, hal ini dapat mengindikasikan bahwa kucing Anda sedang kurang sehat atau sakit dan sebaiknya Anda membawanya ke dokter hewan untuk diperiksakan kesehatannya.

Perhatikan selalu kebiasaan normal kucing Anda dan juga penampilannya, sehingga Anda akan waspada atau siaga terhadap setiap perubahan yang terjadi – namun ingat bahwa Anda tidak boleh panik. Jika kucing Anda bersin-bersin, hal ini tidak selalu berarti bahwa kucing Anda terkena flu kucing-terutama sekali apabila kucing Anda sudah disuntik. Adapun dalam kasus seperti ini, bersin-bersin itu lebih disebabkan oleh adanya iritasi yang ditimbulkan oleh debu, misalnya. Di bawah ini adalah daftar beberapa gejala umum yang harus Anda perhatikan. Jika Anda berpikir bahwa kucing Anda sedang sakit, sebaiknya bawalah kucing Anda ke dokter hewan atau hilangkanlah ketegangan Anda jika setelah memeriksakan kesehatannya diketahui bahwa penyakit yang diderita kucing Anda tidak separah yang Anda takutkan.

Telinga
Menggaruk cakar-cakarnya, menggeleng-gelengkan kepala, kehilangan keseimbangan, atau terjadi pembengkakan, merupakan indikasi adanya gangguan atau masalah kesehatan.

Mata
Posisi mata kelihatan menurun, membengkak, menunjukkan adanya iritasi, timbulnya radang, atau timbulnya selaput di atas salah satu mata atau kedua-keduanya, merupakan indikasi adanya gangguan atau masalah kesehatan.

Hidung
Perhatikan dan waspadailah setiap bentuk bersin, bunyi sengauan, tubuh yang tampak lesu pada kucing Anda, maupun segala bentuk perubahan pada rupa hidung kucing Anda, misalnya hidung kucing yang berubah menjadi merah (memerah).

Bulu dan kulit
Periksakan kucing Anda apabila terjadi pembengkakan, mengaruk-garuk cakar atau kuku-kukunya, maupun gejala-gejala perubahan lainnya yang terjadi pada kondisi kulit atau bulu kucing Anda.

Lengan dan otot
Perhatikan dan waspadailah setiap ketimpangan, gerak tubuh yang tidak biasa, maupun postur tubuh yang abnormal dari kucing Anda.

Mulut dan gigi
Perhatikan dan waspadailah air liur yang berlebihan pada kucing Anda, radang, pembengkakan, maupun luka-luka yang tampak jelas lainnya.

Sistem pernafasan
Perhatikan dan waspadailah pernafasan yang tampak tidak wajar, gejala batuk maupun bersin-bersin pada kucing Anda.

Perut dan usus
Gejala muntah-muntah, diare, sembelit atau konstipasi, yang tidak lain merupakan penanda penyakit yang terjadi pada wilayah perut atau abdomen, warna kotoran atau tinja yang abnormal, terdapatnya darah pada muntah atau kotoran kucing Anda, merupakan indikasi terjadinya gangguan atau masalah kesehatan pada kucing Anda.

Saluran urine
Perhatikan dan waspadailah gejala buang air kecil yang berlebihan pada kucing Anda, rasa haus yang abnormal, darah pada urinenya, terhambatnya air seni, rasa sakit, maupun ketidakmampuan untuk buang air kecil, merupakan indikasi terjadinya gangguan atau masalah kesehatan pada kucing Anda.

Alat kelamin

Terhambat atau kurang berfungsinya alat kelamin, terjadinya iritasi, pembersihan yang berlebihan pada area genital, maupun buang air kecil yang terlalu sering, merupakan indikasi terjadinya gangguan atau masalah kesehatan pada kucing Anda.


Artikel Terkait :

Sterilsasi pada kucing


Sebenarnya, ada banyak alasan mengapa Anda harus memandulkan kucing Anda. Di antaranya, yaitu berkaitan dengan terjadinya kelebihan populasi hewan, kesehatan hewan peliharaan, kebiasaan mengembara pada hewan, sikap agresif yang berlebihan dari hewan, lahirnya anak-anak kucing yang tidak dikehendaki induknya, perilaku dan tentunya berkaitan dengan banyaknya hewan atau binatang yang tidak punya tempat tinggal. Uraian singkat di bawah ini akan menjelaskan kepada Anda tentang beberapa alasan positif untuk melakukan pemandulan atau pengebirian kucing Anda. Salah satu dari alasan tersebut adalah bahwa proses pemandulan semacam ini dapat memperpanjang waktu hidup kucing Anda.

Adapun pemandulan atau pengebirian ini adalah sebuah proses yang berkaitan dengan pembedahan dan proses ini dapat mencegah hewan untuk bereproduksi. Terlebih lagi kepada kucing yang tidak memiliki dorongan atau hasrat seksual psikologis, sebaiknya dilakukan pembedahan untuk memandulkan alat reproduksinya secepatnya sebelum kucing itu berumur 6 bulan. Dan ketika kucing-kucing ini telah mengalami pengebirian, maka kemungkinannya sangat kecil bagi mereka untuk gemar berkelahi dengan hewan lainnya maupun menimbulkan penyakit kanker.


Operasi yang sederhana sekalipun dapat menghemat pengeluaran Anda untuk berkonsultasi dengan dokter hewan. Tetapi, yang terpenting adalah operasi pemandulan semacam ini bermanfaat bagi kucing Anda yaitu dapat memperpanjang kelangsungan hidupnya. Dengan operasi semacam ini, keinginan atau hasrat mereka untuk mengembara berkurang banyak seiring dengan berkurangnya kecenderungan untuk bersikap agresif yang berlebihan. Tapi ingatlah untuk tidak sembarangan melakukan tindak pemandulan ini. Jangan sekali-kali Anda melakukan sendiri operasi pengebirian ini. Kunjungi Dokter Hewan Anda dan mintalah nasehatnya.


Artikel Terkait :

Menyikat gigi kucing


Walau sebenarnya kucing secara alami telah memiliki caranya sendiri dalam membersihkan giginya, namun terkadang anda perlu membantu kucing anda untuk membersihkan giginya. Cari waktu & tempat rutin dimana anda dan kucing merasa tenang dan nyaman untuk melakukan ritual pembersihan gigi. Yang paling penting adalah pasta gigi/gel yang digunakan untuk membersihkan gigi. Pasta gigi/gel ini bisa didapat di petshop. Cari yang tidak pedas/rasa mint yang tidak berlebihan dan aman bila ditelan. Lebih baik lagi pasta gigi dengan rasa makanan.

Sikat gigi untuk kucing bermacam-macam jenis dan merknya mulai dari yang ditempelkan di ujung jari hingga yang terdiri dari 3 sisi sikat (bisa menyikat permukaan gigi bagian luar, dalam dan atas sekaligus). Menggunakan lap/kain kasar yang dijahit/dibentuk agar menyerupai sarung untuk jari telunjuk pun cukup. Tidak setiap kucing menikmati giginya dibersihkan, apalagi yang baru pertama kali dibersihkan. Kucing yang dari kecil sudah terbiasa giginya dibersihkan biasanya menikmati proses pembersihan ini. Bahkan mereka merasa tidak nyaman bila giginya tidak dibersihkan.

Tekan ujung kedua sudut mulut dengan jari tengah dan jempol. Tangan satunya membuka/menarik ujung depan rahang bawah. Biasakan kucing dengan proses ini sekaligus membiasakan anda dengan teknik tersebut. Atau bisa juga dengan cara langsung membuka pipi dari samping, tanpa harus membuka rahang. Oleskan pasta gigi/gel keseluruh permukaan gigi dan perbatasan gigi-gusi, sambil memijat-mijat bagian tersebut dengan jari. Setelah terbiasa dengan pasta gigi/gel dan sentuhan jari pada gigi/gusi, baru diperkenalkan dengan sikat gigi. Setelah dioleskan pasta gigi/gel, sikat gigi dengan gerakan sirkular/memutar.


Pada awalnya tidak perlu seluruh gigi disikat, cukup gigi taring dan 1-2 gigi di sampingnya. Proses ini perlu dilakukan setiap hari agar terbiasa. Hari berikutnya, setelah lebih terbiasa jumlah gigi yang dibersihkan bisa ditambah hingga seluruh gigi bisa dibersihkan. Setelah terbiasa diperlukan sekitar 30 detik untuk membersihkan gigi di bagian samping. Anda tidak perlu terlalu merisaukan kebersihan sisi gigi bagian dalam. Sekali-sekali bagian dalam memang perlu dibersihkan. Pembentukan karang gigi pada sisi bagian dalam jauh lebih lambat dari sisi luar. Hentikan segera proses pembersihan gigi bila kucing mulai terlihat stress. Bila dipaksa, berikutnya kucing akan lebih susah di kendalikan. Berikan penghargaan berupa pujian, belaian atau bahkan makanan kesukaannya bila kucing berlaku baik pada saat pembersihan gigi.


Artikel Terkait :

Menghilangkan Perilaku "Spraying" pada Kucing


Perilaku Spraying sering diartikan sebagai kebiasaan kucing untuk memberi tanda daerah kekuasaannya dengan cara menyemprotkan sedikit urin/air kencing. Normalnya pada saat kencing, kucing akan sedikit jongkok. Sedangkan pada saat spraying, kucing tetap dalam keadaan berdiri. Objek sasaran spraying biasanya berupa benda-benda vertikal seperti dinding, gorden, kursi, sofa, pintu, dll. Bila air kencing menggenang dalam jumlah besar di lantai, kemungkinan besar bukan spraying, tetapi semata-mata “kecelakaan”.

Spraying berhubungan dengan insting/perilaku seksual. Baik kucing betina maupun jantan biasanya akan mulai menunjukkan perilaku ini sekitar umur 7 bulan, karena pada umur ini mulai terjadi kematangan organ-organ reproduksi. Spray/neuter (kebiri/steril) yaitu, mengambil testis (kucing jantan) atau rahim serta indung telur (kucing betina), dapat menghilangkan sekitar 80 % perilaku spraying pada kucing.

Bila ternyata perilaku spraying tidak hilang setelah di kebiri/steril, kemungkinan besar disebabkan oleh faktor lain yang menyebabkan kucing gelisah. Hal ini bisa terjadi kucing bila baru pindah rumah, adanya anggota keluarga baru (anak kecil/bayi baru dalam keluarga) atau ada hewan peliharaan baru. Pada dasarnya segala sesuatu yang baru yang membuat kucing gelisah bisa menimbulkan perilaku spraying. Yang perlu dilakukan bila kucing anda menunjukkan perilaku spraying. Bila tertangkap basah sedang spraying, segera marahi dengan teriakan/intonasi tinggi atau ciprati dengan air. Kucing benci air, ini akan menghalangi dan mengurangi kebiasaan buruknya tersebut. Jangan marahi bila tidak tertangkap basah, sebab kucing tidak akan mengerti bila kita memarahi perilaku spraying yang telah ia lakukan sekitar 5 menit atau beberapa jam sebelumnya.


Kucing biasanya akan kembali ke lokasi yang sama untuk kembali menandai daerah tersebut. Jadi, sebisa mungkin hilangkan bau kencing di daerah spraying. Jangan gunakan bahan pembersih yang mengandung amonia (amonia akan memancing kucing kembali ke daerah tersebut). Larutan pemutih/chlorin dapat digunakan untuk menghilangkan bau. Berbagai produk berupa spray untuk menghalangi/mengurangi kebiasaan spraying kucing juga tersedia di petshop-petshop. Pemberian obat-obatan tertentu berupa hormon juga dapat menghilangkan atau mengurangi masalah spraying ini. Konsultasikan masalah ini dengan dokter hewan. Terakhir, bila masalah masih berlanjut, tindakan operasi berupa kebiri/steril dapat menghilangkan perilaku spraying pada sekitar 80% kucing.


Artikel Terkait :

Tingkah Laku Kucing Ingin Kawin


Seperti halnya dengan jenis-jenis hewan yang lain, kucing juga memiliki naluri atau kebutuhan dasar untuk tetap melestarikan keturunannya yakni dengan cara melakukan reproduksi (perkembangbiakan dengan cara melakukan perkawinan). Adapun pada kondisi yang alami, kucing-kucing betina hanya akan melakukan perkawinan dengan kucing-kucing jantan pada waktu-waktu tertentu saja (terutama sekali pada saat nafsu seksual kucing tersebut sedang ‘meningkat’) di sepanjang musim perkembangbiakan. Misalnya saja seperti yang terjadi di Inggris yaitu bahwa di negara tersebut musim atau masa perkembangbiakan kucing berlangsung mulai bulan Januari sampai dengan September, tetapi hal ini tidak berlaku bagi kucing-kucing rumahan yang sewaktu-waktu atau kapan saja dapat melakukan perkawinan.

Adapun perilaku seekor kucing betina yang sedang ‘panas’ ini kadang-kadang harus pula diperhatikan oleh para pemiliknya. Beberapa ciri-ciri atau karakteristik yang dapat menandakan bahwa seekor kucing betina sedang ‘panas’ yaitu bahwa kucing betina tersebut akan sering sekali mengeluarkan suara-suara yang tidak lain adalah untuk menjawab panggilan atau ajakan kucing jantan dan melalui suara tersebut juga seekor kucing betina berusaha menunjukkan ketertarikannya pada kucing jantan tersebut.

Selain itu, ciri-ciri seekor kucing betina yang sedang ‘panas’ dapat pula ditandai dengan seringnya ia mengeluarkan suara atau menimbulkan keributan. Dan ciri-ciri terakhir yaitu bahwa seekor kucing betina yang sedang ‘panas’ akan terlihat gelisah dan kucing ini akan sangat sering menggeliat atau mengguling-gulingkan tubuhnya di lantai. Hal-hal seperti ini tentu saja akan membuat bingung atau panik sebagian kecil pemilik kucing yang belum berpengalaman dan mereka menduga bahwa kucing kesayangan mereka sedang mengalami stress atau tekanan.

Tetapi pada dasarnya, sebagian besar pemelihara kucing berusaha untuk menghindarkan diri dari permasalahan anak-anak kucing yang tidak diinginkan. Untuk hal ini, maka biasanya dilakukan ‘pengebirian/pensterilan atau ‘pemandulan’ kucing Anda untuk membuat hidup Anda dan kucing kesayangan Anda menjadi tenang.

‘Pengebirian/ pensterilan’ dapat mengubah seekor kucing yang sangat kasar serta liar menjadi seekor kucing yang lebih rapi serta jinak tanpa mempengaruhi kepribadiannya. Kemudian tindakan ‘pensterilan’ seperti ini juga bermanfaat dalam mengurangi kebiasaannya yang senang berpetualang, berkelahi dengan kucing lainnya ataupun kebiasaan buruknya yang gemar buang air kecil di dalam rumah.


Jika Anda ingin melakukan tindakan ‘pengebirian atau pensterilan’ pada kucing peliharaan Anda maka sebaiknya dikonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter hewan Anda, yang tidak lain bertujuan untuk menanyakan implikasi-implikasi dari tindakan pensterilan tersebut serta untuk menanyakan waktu yang tepat untuk melakukan ‘pensterilan’ tersebut pada kucing kesayangan Anda.


Artikel Terkait :